9 Tips Membangun Bisnis Merek Sendiri ala Millennial

Kisah Sukses Pemilik Bisnis Waralaba Donat Madu Cihanjuang
May 17, 2018
3 Pemuda Ini Raup Untung Jual Kacamata Dari Papan Skateboard Bekas
May 19, 2018

Semakin berkembangnya teknologi membuat keinginan berbisnis menjadi meningkat. Terutama di kalangan millenial. Bisnis yang dipilih bukanlah bisnis toko biasa. Kebanyakan memilih membuat bisnis dengan merek sendiri. Merek produk tersebut akan disesuaikan dengan pemilik. Entah menggunakan nama sendiri atau yang berhubungan dengan pemiliknya, misalnya seperti hobi, nama hewan kesayangan, dan sebagainya.

Semakin banyak yang tertarik dengan bisnis ini, semakin banyak pula kesalahan yang mungkin dilakukan. Kamu mungkin melupakan ciri khas produkmu karena terlalu fokus dengan kuantitas produk yang akan kamu jual. Hal-hal kecil seperti itu yang harus kamu perhatikan dengan baik.

1. Memastikan produk apa yang akan dijual.

Kamu harus memastikan apa yang ingin kamu jual. Apakah kaos, mug, tumbler, sepatu atau tas? Pilihlah produk yang memang kamu sukai dan dapat digunakan atau digandrungi banyak orang.

2. Membuat logo produk.

Buatlah logo yang sesuai dengan karakteristikmu dan target pasarmu. Jika target pasarmu remaja perempuan, maka buatlah logo yang imut dan ceria. Namun, jika target pasarmu adalah pria dewasa, maka buatlah logo yang elegan dan simpel.

3. Menentukan ciri khas produk.

Berikan ciri khas produk yang kamu jual. Entah dari sisi pemilihan warna, ataupun dari bentuk produk yang kamu jual. Jika kamu ingin membangun ciri khas produk hitam putih, maka gunakan warna monokrom pada semua produkmu. Begitu pula jika kamu ingin membangun karakter ceria dan penuh warna, maka gunakan warna yang mencolok serta berwarna-warni.

4. Membangun kerja sama dengan vendor.

Kamu membutuhkan vendor untuk memproduksi produk yang kamu jual. Apalagi kamu masih baru membuka bisnis ini. Pilihlah vendor yang dapat diajak kerja sama dengan baik. Selain itu, pastikan kualitas produkmu akan maksimal jika diproduksi vendor tersebut. Hubungan yang baik dengan vendor tentu akan menguntungkan buat kamu!

5. Melakukan perhitungan modal dan laba.

Perhitungkan berapa modal awal yang kamu miliki untuk membangun bisnis. Perhatikan laba yang akan kamu dapat dalam sekali produksi. Tentukan harga yang tepat untuk setiap produk yang akan kamu jual. Jangan sampai salah menaruh harga karena akan merugikan bisnismu!

6. Mempromosikan di berbagai media.

Kamu harus mempromosikan produkmu dengan cara beriklan. Memang membutuhkan biaya untuk beriklan di TV, radio, maupun koran. Namun, untuk bisnis awal kamu bisa mulai beriklan di media sosial selain tidak perlu mengeluarkan biaya besar, dampak media sosial kini juga cukup besar. Jika budge-mu terbatas, kamu bisa memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, Facebook, dan Youtube. Selain murah, media sosial juga dinilai efektif mempromosikan produk. Profil media sosial produkmu pun bisa disebar-luaskan oleh siapa saja. Jadi, pembelimu pun bisa berasal dari segala penjuru.

7. Memberi diskon peluncuran produk.

Untuk memperkenalkan produkmu ke masyarakat, hal pertama yang dapat kamu lakukan untuk menarik perhatian adalah dengan memberi diskon. Banyak orang akan mencari tahu tentang produkmu dan ingin membeli karena diskon yang kamu tawarkan. Misalnya, diskon 50 persen untuk 50 pembeli pertama. Produkmu pun bakal segera diserbu para calon pelanggan.

8. Konsisten beriklan dengan berbagai cara.

Jangan terbuai banyaknya orderan yang kamu terima! Kamu masih harus tetap beriklan dan konsisten dengan pemasaran produkmu. Jika kamu terbuai, maka orang-orang bisa lupa bahwa produkmu ini masih berjalan. Tetaplah update di media sosial dan tetap perbaharui model produkmu. Semakin baru model yang kamu tawarkan, maka akan semakin banyak pilihan bagi customer untuk membeli.

9. Perluas lahan bisnis produk kamu.

Jika di media online produkmu sudah sangat terkenal, kamu bisa memperluasnya dengan membuka sebuah toko. Orang-orang yang takut membeli secara online dapat membeli secara langsung di tokomu. Mereka dapat melihat dan menyentuh produkmu secara langsung dan meyakinkan diri untuk membeli.

itu dia beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk membuka suatu bisnis dengan merek produk sendiri. Semoga bermanfaat, ya!

 

Sumber : https://business.idntimes.com/economy/yoshi/9-tips-membangun-bisnis-merek-sendiri-1/full

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *