7 Tips Bisnis Jual Beli Mobil Bekas

10 Tips Makan Sehat untuk Orang yang Super Sibuk
April 12, 2018
Syarifah Kemala, Ibu Rumah Tangga Pengusaha Kue Sukses
April 16, 2018

Banyak alternatif yang bisa ditempuh untuk mengisi pundi-pundi rupiah. Selain harus bekerja di perusahaan, kita juga bisa membuka peluang usaha sendiri yang nantinya bisa sebagai alternatif lapangan pekerjaan bagi orang lain. Jika Anda memiliki modal cukup besar untuk memulai bisnis, salah satu alternatif yang patut dicoba adalah membuka usaha jual beli mobil bekas.

Saat ini kebutuhan akan kendaraan di kota-kota besar meningkat. Namun, harga kendaraan yang masih terbilang mahal menjadi alasan banyak orang menjadikan mobil bekas sebagai alternatif. Orang-orang sekarang cenderung tidak ambil pusing. Selama kondisi kendaraan masih baik dan bisa digunakan dengan aman, mereka akan mengambilnya.

Tertarik untuk menjalankan bisnis ini? Yuk, cari tahu tips bisnis jual beli mobil bekas lewat ulasan berikut ini.

1. Anda Perlu Showroom yang Berada di Lokasi yang Strategis

Tidak wajib harus memilikinya dalam arti showroom tersebut dibangun seperti showroom pada umumnya. Intinya, sediakan tempat yang cukup untuk memanjang stok mobil bekas yang hendak dijual. Pemilihan lokasi showroom juga memengaruhi bisnis ini nantinya. Karena itu, usahakan memilih lokasi showroom yang strategis semisal dekat jalan raya. Pemilihan lokasi yang tepat berpotensi menarik minat banyak orang untuk membeli. Bila dana yang Anda miliki kurang untuk memiliki showroom, manfaatkan kredit tanpa agunan (KTA) yang ditawarkan bank. Anda bisa mendapat kucuran dana hingga Rp300 juta tanpa harus menjaminkan apa pun.

2. Cari dan Dapatkan Mobil Bekas yang Diminati dan Laku di Pasaran

Trik lain yang bisa membuat bisnis jual beli mobil bekas bisa menjanjikan sebagai sumber pendapatan adalah ketika stok mobil yang Anda tawarkan memiliki merek yang menjadi favorit di pasaran. Selain itu, pastikan juga bahwa tahun pembuatan mobil tersebut tak terlampau lama. Sebab konsumen pastinya akan menimbang-nimbang untuk membeli mobil ketika mesinnya sudah ketinggalan zaman atau desainnya relatif tak menarik. Mobil bekas yang masuk kategori cepat terjual akan memberikan untung lebih cepat.

3. Hindari Sebisa Mungkin Mobil yang Ditawarkan Makelar

Selain perkara untung dan rugi yang mungkin dialami sewaktu membeli mobil dari makelar, Anda juga tidak bisa memastikan kondisi langsung dari mobil yang hendak Anda beli untuk dijual kembali. Berbeda saat mendapatkannya dari pemiliknya langsung. Anda bisa mengulik sendiri tentang kondisi mobil yang digunakan dan menganalisis apa saja yang bermasalah dari mobil tersebut untuk menentukan harga jual kembali.

4. Perbaiki dan Percantik Seperti Tampak Baru Mobil Bekas yang Dijual

Ingin menaikkan harga jual kembali dari mobil bekas yang Anda jajakan? Salah satu caranya adalah memeriksakan kondisi dalam mobil ke bengkel. Pastikan mesinnya dalam kondisi baik dan layak digunakan. Selain soal mesin dan kinerja mobil, Anda juga bisa memberikan perbaikan ulang dari segi warna dan mengurangi cacat yang mungkin Anda temui.

5. Cek Surat-Surat Kelengkapan Mobil Bekas yang Hendak Dijual

Tidak ada konsumen yang bersedia membayar barang yang ternyata tidak legal. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus menjaga nama baik beserta bisnis Anda, pastikan surat-surat mobil bekas itu lengkap dan tidak kurang satu apa pun. Termasuk ketika Anda membelinya dari end user, pastikan semua surat kelengkapan sudah ada bersama dengan mobil tersebut. Baik itu Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) maupun Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB), keduanya menjadi bukti yang sah bahwa kendaraan yang dimiliki legal statusnya.

6. Selalu patuhi Hukum yang Berlaku

Dalam bisnis apapun, selalu ada peraturan dan hukum yang menaungi agar pihak-pihak yang terkait dalam transaksi tidak ada yang dirugikan. Jangan pernah melanggar hukum dan aturan bisnis yang berlaku. Mungkin satu atau dua kali kesalahan yang tidak nampak di mata hukum akan dibiarkan. Namun, bisa jadi konsumen merasa dirugikan dan justru memberikan promosi gratis dalam bentuk keluhan ke beberapa orang terdekat. Bukankah hal seperti ini akan menurunkan nilai tambah bisnis Anda?

7. Jangan Sepelekan Kekuatan Jaringan dan Relasi dengan Berbagai Pihak

Untuk mendapatkan barang, mempromosikan bisnis, hingga akhirnya mendapatkan konsumen serius yang ingin membeli barang dagangan Anda, tentu saja Anda membutuhkan bantuan dari orang-orang terdekat. Kekuatan jaringan dan relasi dengan berbagai pihak ini akan membantu dan mempermudah untuk mendapatkan apa yang Anda butuhkan untuk bisnis jual beli mobil bekas ini.

Bisnis jual beli mobil bekas ini merupakan salah satu alternatif bisnis yang berpeluang untung cukup besar jika Anda benar-benar menggelutinya dengan tekun. Mengapa? Kondisi masyarakat kita yang masih terbilang pas-pasan pasti masih mempertimbangkan untuk membeli mobil bekas sebagai kendaraan mereka. Potensi pasar yang seperti inilah yang sebaiknya menjadi incaran untuk meraup untung lewat usaha bisnis jual beli mobil bekas. Karena itu, cermati peluang yang tampak dan lakukan tips yang membantu dengan sebaik-baiknya.

 

sumber: https://www.cermati.com/artikel/bisnis-jual-beli-mobil-bekas-yuk-ikuti-panduan-tips-jitu-ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *