Seri Orang Terkaya di Indonesia 2017: Santosa Handojo

Step by step Cara Membuat Toko Online
December 22, 2017
Selamat Hari Natal
December 25, 2017

Indonesia adalah negara yang cukup unik, dari deretan nama orang terkaya di dunia yang dikeluarkan oleh Forbes, hanya beberapa nama saja yang familiar. Mungkin Sobat Studentpreneur sangat awam dengan nama seperti Budi Hartono, Susilo Wonowidjojo, Antoni Salim, atau Eka Tjipta Widjaja? Mereka adalah 5 besar orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan minimal 5 miliar dolar atau sekitar 50 triliun rupiah (jika rupiah masih 10 ribu).

Memang, orang terkaya di Indonesia ini bisa dibilang sangat low profile. Mereka hanya muncul di saat-saat penting saja, mereka sangat anti terhadap media. Kebanyakan tujuan mereka ini murni untuk bisnis dan untuk keluarga, bukan pamer di media. Dari 10 besar orang terkaya Indonesia versi Forbes, mungkin hanya Chairul Tanjung (Trans Media) dan Mochtar Riady (Lippo Group) yang cukup terkenal di Indonesia, sisanya adalah nama-nama awam.

Nah dari nama-nama awam tersebut, terselip nama Santosa Handojo. Santosa Handojo ini tidak masuk ke dalam 10 besar nama orang terkaya di Indonesia. Nama Santosa ini masuk ke dalam nomor 42 orang terkaya di dunia dengan kekayaan mencapai 740 juta dolar atau setara 7 triliun rupiah Sobat Studentpreneur. Saat ini Santosa Handojo menjadi Direktur Utama dari PT Japfa Comfeed Indonesia.

Penerus Usaha Keluarga

Santosa lahir dari keluarga yang cukup kaya. Ayah dari Santosa adalah Teguh Santosa, pendiri perusahaan Japfa Comfeed Indonesia. Untuk yang tahu tentang Japfa Comfeed Indonesia hanya Sosis atau Nugget, sebenarnya Japfa Comfeed adalah perusahaan yang sangat besar. Japfa Comfeed ini mempunyai 6 anak perusahaan, tidak hanya kuliner. Ada PT Suri Tani Pemuka yang fokus ke produksi pangan, PT Ciomas Adisatwa ke properti, PT Indojaya Agrinusa pakan ternak, PT Santosa Agrindo rumah potong sapi, Comfeed Finance bagian investasi dan PT Multi Makanan Permai di bagian perdagangan. Semua perusahaan dan anak perusahaan tersebut dibangun oleh Santosa Handojo.

Teguh Santosa mendirikan Japfa Comfeed ini pada tahun 1971. Ketika itu Teguh Santosa masih hanya fokus kepada logistik. Walaupun demikian, Teguh Santosa sudah sukses mendirikan beberapa pabrik di seluruh Indonesia. Santosa Handojo sendiri baru meneruskan perusahaan milik ayahnya ini pada tahun 1998. Walaupun perusahaan milik ayahnya sedang berkembang, krisis ekonomi juga sedikit menerpa bisnis keluarga tersebut.

Mengembangkan Japfa Comfeed

Santosa Handojo ini pertama kali masuk ke dalam perusahaan milik ayahnya tahun 1989 sebagai Wakil Direktur di unit perusahaan minyak kelapa di Nilam Surabaya. Santosa memang lahir di Surabaya pada tahun 1964, sehingga Santosa dipasrahi untuk mengembangkan perusahaan milik ayahnya yang ada di Surabaya tersebut. Setelah kontribusi Santosa ini dinilai sudah maksimal, akhirnya Santosa mendapatkan promosi pertama pada tahun 1998 menjadi Direktur Utama.

Ketika promosi pertama kali pada tahun 1998 itu, perusahaan Santosa langsung diterpa krisis ekonomi yang hebat. Bukan malah putus asa, Santosa malah ingin mengembangkan Japfa menjadi lebih besar lagi. Santosa yang ketika itu berpengalaman di bidang pakan ternak, pembibitan, pengolahan dan budidaya, mendirikan beberapa anak perusahaan di seluruh dunia.

Salah satu Direktur Keuangan Japfa bercerita mengenai keahlihan Santosa dalam mengembangkan Japfa. Santosa adalah orang yang sangat pintar dalam memanfaatkan peluang. Santosa tahu bahwa untuk mengembangkan perusahaan tidak bisa sendirian, akhirnya Santosa membuka jalan bagi para stakeholder di Indonesia bahkan dunia untuk mengembangkan perusahaannya.

Dari situ, total ada 6 anak perusahaan dengan total anak usaha mencapai 20 perusahaan di seluruh Indonesia. Tidak sampai di situ, Santosa diganjar CEO of The Year oleh media Bisnis Indonesia pada tahun 2012 lalu. Japfa Comfeed ini berhasil mendapatkan kenaikan keuntungan mencapai 21% selama 5 tahun terakhir.

Kunci dari Kesuksesan Santosa Handojo

Santosa bukan orang yang keras kepala, dia adalah orang yang sangat suka berdiskusi. Bahkan dengan usia mencapai 53 tahun dan kesuksesan yang cukup tinggi, Santosa masih suka mendengarkan saran dari orang lain. Banyak karyawan yang bekerja langsung dengan Santosa sangat terkesan dengan attitude kerja yang dinilai sangat bijak.

Sampai sekarang, Japfa masih terus menjadi salah satu perusahaan paling berkembang di Indonesia. Walaupun dinilai hanya meneruskan perusahaan keluarga, Santosa tetap berdedikasi untuk terus mengembangkan perusahaannya tersebut. Santosa tidak hanya puas dengan apa yang dimiliki orang tuanya, jika ada celah untuk berkembang, Santosa akan melakukannya Sobat Studentpreneur.

 

Sumber : https://studentpreneur.co/blog/seri-orang-terkaya-di-indonesia-2017-santosa-handojo/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *