7 Kesalahan dalam Social Media Marketing

Anak Penderes Go International Bawa Gula Semut ke Pasar Dunia
October 31, 2017
Kartini dan Usaha Sambal Roa
November 2, 2017

Salah satu media untuk memasarkan produk adalah Social Media. Dengan adanya social media khusus untuk produk anda akan mudah untuk dikenal dengan pasar. Namun ada beberapa hal yang  sering dilakukan karena bisa jadi anda membuat social media hanya untuk formalitas saja.

Formalitas social media yang dimaksud adalah hanya untuk menunjukkan eksistensi saja, bisa jadi karena competitor anda sudah menggunakan dan anda membuat social media hanya sebagai media  promosikan produk / jasa.

Di bawah ini merupakan 7 kesalahan sepele namun fatal jika anda terus – menerus melakukan hal ini.

  1. Terlalu Fokus dengan Jualan, Lupa dengan Engagement (Interaksi)

Konten yang ada pada social media hanya berupa produk anda. social media merupakan salah satu wadah untuk saling berinteraksi antara penjual dan pembeli. Selain mem-posting produk bisa anda beri selingan dnegan membuat konten yang sedang trending atau viral.

Jadi, jangan sampai anda terlalu fokus terhadap konten promosi jualan produk / jasa anda dan melupakan menciptakan interaksi dengan followers anda.

  1. Memposting Dengan Berlebihan alias Spamming!

Melakukan posting secara terus – menerus dapat menggangu kenyamanan followers anda. followers yang terganggu akan men-unfollow akun Instagram anda dan juga anda bisa terkena suspend karena perilaku yang melanggar aturan / etika.

Anda dapat melakukan hal ini untuk menghindari perilaku spamming :

  • Jika anda memiliki foto banyak untuk satu produk gunakan feature Multiple Photos / Caroulse di Instagram atau Facebook.
  • Postinglah hanya pada jam umum yang ‘optimal’ untuk memposting di social media, seperti pada pagi hari sekitar jam 9, siang hari sekitar jam 12, dan malam hari sekitar jam 8.
  • Jika anda ‘kelupaan‘ untuk memposting, jangan memaksakan & menggabungkan postingan yang terlupa tersebut dengan yang akan diposting.
  • Jika anda masih sering ‘kelupaan‘, anda dapat menggunakan beberapa Free Tools Scheduling Untuk Social Media anda. Tools tersebut bertujuan untuk menjadwalkan postingan – postingan anda.
  1. Menjawab pertanyaan Followers anda dengan ramah

Saat anda melakukan promosi, anda harus bersiap dengan banyaknya pertanyaan para followers yang muncul. Melayani pertanyaan dalam media social merupakan resiko yang harus anda hadapi, agar para pelanggan menjadi loyal dan mau membeli kembali untuk ke depannya.

Lebih baik anda mencantumkan detail produk anda secara detail, meski tidak menutup kemungkinan masih ada followers yang masih bertanya.

  1. Memperlakukan semua media social dengan sama

Setiap social media memiliki karakteristik  pengguna yang berbeda – beda. Misalkan di Instagram lebih focus memiliki kualitas visual yang baik. Apabila di Facebook, para user lebih cenderung menyukai konten yang inovatif dan bermanfaat untuk di share. Sedangkan di Youtube, para user lebih menyukai video tentang tutorial yang berkaitan dengan hobinya. Dan di Twitter dengan keterbatasan karakter, mereka cenderung menyukai berita secara real time dan informasi secara fast responsive.

  1. Menganggap semua user Media Sosial adalah pasar anda

Sebaiknya anda mengetahui target pasar anda terlebih dahulu. Mmisalkan anda akan menjual sepatu sepak bola yang tidak memilki hobi  sepak bola. Akan sia – siap bukan?

Bukan berarti setiap orang yang anda temui di media sosial semuanya adalah target pasar anda. Anda harus mensortir terlebih dahulu, siapa orang yang memang berpotensi membeli produk / jasa anda. Jika anda menemukan siapa & dimana target pasar anda berkumpul, maka mulailah fokuskanlah berjualan ke mereka agar lebih efektif & efisien.

  1. Terlalu Cepat & Terburu – Buru Untuk Melakukan Paid Promote / Endorse

Karena kurangnya wawasan mengenai Paid Promote & Endorse, malah bisa mengakibatkan:

  • Melakukan Paid Promote / Endorse dengan target pasar yang salah.
  • Ternyata melakukan Paid Promote / Endorse ke akun – akun yang mempunyai ribuan – puluhan ribu fake followers (followers palsu) / bot.

Sebaiknya, teliti & pahami dulu sebelum anda melakukan Paid Promote / Endorse ke sebuah akun banyak followers atau selebgram. Karena, anda bisa jadi mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan menjadi sia – sia.

  1. Menghapus komentar negative dari followers di kolom komentar

Menghapus komentar yang negatif bisa jadi sebagai solusi praktis dalam menangani komentar yang buruk, tetapi screenshoot akan tetap ada selamanya.

Jika anda menghapus komentar buruk dan seseorang followers lainnya telah mengcapture / meng-screenshot komentar yang dihapus, bisa jadi memperburuk brand image online shop / usaha anda. Anda disangka telah lari dalam ‘tanggung jawab‘ dan bisa jadi viral di target pasar anda.

 

Sumber :https://dokter-im.com/blog/kesalahan-sepele-namun-fatal-dalam-social-media-marketing/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *