Agung Nugroho mulai dari Laundry hingga dapat MURI

Modifikasi Kebab Turki ala Hendy Setiono
October 6, 2017
Keuntungan Instagram Ads
October 6, 2017

Waktu merupakan hal yang berharga bagi sebagian banyak orang, terlebih orang yang  menetap di kota besar. Seperti halnya menyisihkan waktu untuk mencuci dan menyetrika. Meski sudah ada yang membuka jasa cuci dan setrika di daerah kampus atau kantoran namun bisnis Agung Nugroho terkait laundry menyajikan hal baru. Mulai dari jaminan waktu cuci yang cepat, varian softener yang diberikan hingga mesin cuci dengan teknologi ultraviolet. Dan yang pasti harga yang berani bersaing.

Alumni Fakultas Hukum Universitas Gajah Mada ini sebelumnya pernah menjajal bisnis saat duduk di semester dua. “Awalnya, saya mencoba berbisnis distro bersama rekan saya, lalu pindah ke bisnis ponsel, tepatnya konter ponsel. Dua bisnis pertama ini tidak sukses lantaran ada perbedaan visi dan misi dalam pengelolaan.” tutur Agung.

Menjelang akhir kuliahnya bermodalkan satu mesin cuci dan pengering di ruangan yang berkuran 4×6 yang berlokasi sekitar UGM dan UNY.

“Modalnya dari sisa bisnis sebelumnya dan ngutang sana-sini, termasuk pinjam pada orangtua” kisah Agung.

Sukses dengan bisnis tidak membuat Agung melupakan studi dan lulus tepat waktu dengan IPK 3,3. Dengan memiliki 3 outlet saat itu, selayaknya orang tua yang menginginkan anaknya bekerja di kantor, menjadi salah satu dilemma bagi Agung.

“Sekolah tinggi-tinggi kok cuma mau nyuci baju orang,” begitulah ungkap Agung.

Agung mencoba menuruti keinginan orang tua dengan mendaftar Bank Indonesia. Namun karena minatnya pada bisnis lebih besar, Agung mencoba meminta izin untuk membuktikan usahanya dalam kurun waktu satu tahun.

“Outlet Simply Fresh Laundry kedua pun akhirnya dibuka. Banyaknya pelanggan di toko satu dan dua membuat saya jadi sibuk berat.” papar Agung.

Kesuksesanpun diiringi dengan proses seperti berbagai macam complain dari pelanggan. Dari berbagai pengalaman tersebut Agung jadikan acuan untuk membentuk system dan SOP yang dapat diterapkan membangun kemitraan.

Dalam kurun satu tahun sudah dapat mendirikan Simply Fresh Laundry di berbagai kota di Indonesia.  Di tahun selanjutnya iapun memberanikan mendaftar Simply Fresh Laundry ke MURI. “Dua penghargaan sekaligus saya peroleh dari MURI, yakni sebagai waralaba laundrykiloan pertama di Indonesia dan laundry kiloan pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi ultra violet.” terang Agung

Sumber :http://nova.grid.id/Karier/Wirausaha/Agung-Nugroho-Susanto-Kisah-Sukses-Bisnis-Laundry-Kiloan-Di-101-Kota

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *